Tampilkan postingan dengan label Wifi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wifi. Tampilkan semua postingan

Setting NanoStation2 sebagai AP

NanoStation2 merupakan produk yang dikeluarkan oleh platform ubiquity. Dalam hal ini NanoStation2 atau sering disebut dengan NS2 ini masih menggunakan sistem operasi AirOS dalam operasinya. Nanostation2 merupakan produk yang didesain untuk area outdoor yang memiliki band 2,4 Ghz. Pada Wifi type b/g Kecepetannya transmisi datanya bisa mencapai 54Mbps. Hal ini memungkinkan Nanostation mampu melayani client cukup banyak. Dalam hal latency ( waktu delay ) memiliki catatan lebih baik dibanding produk terdahulu Ubnt.


Nanostation dapat difungsikan sebagai AP maupun Station dalam postingan ini. Kita akan membahas bagaimana cara mengkonfigurasi NS2 sebagai Access Point. Beberapa hal yang perlu disiapkan adalah :
- Nano Station 2 beserta POE(sumber power)
- Kabel UTP dua buah
- Komputer atau Laptop

Berikut cara setting NanoStation sebagai AP :
1. Umumnya perangkat ubiquity memiliki ip default 192.168.1.20. Dalam kasus ini maka kita harus mengubah ip komputer kita sama dengan network yang dipakai NS2 yakni 192.168.1.X (ubah x dan 1-254 kecuali 20) dan jangan lupa berikan isikan netmasknya 255.255.255.0 Karena dalam Screenshoot dibawah ini sudah saya ubah IP localnya maka saya bisa masuk dengan IP 192.168.10.27 untuk mengubahnya kita bisa mengatur konfigurasi di menu network.

Kemudian setelah itu masuk ke browser dan masukan ip defaultnya, akan muncul page login username dan password perangkat default ubiquity adalah "ubnt" jadi silakan masukan saja keduanya di halaman login.

Setelah masuk, pilih menu Wireless karena akan diset sebagai access point ubah wireless mode ke mode Access Point dan perhatikan beberapa isian berikut :
- Country Code, pada country code kita bisa memilih sesuai dengan kehendak kita dalam hal ini saya menggunakan Compliance Test karena dinilai paling stabil dalam operasinya.
- Channel, silakan pilih channel yang masih kosong dan belum banyak digunakan rangenya hal ini dapat menghindari masalah interferensi.


Jangan lupa simpan konfigurasi dengan memilih tombol change.

2. Selanjutnya kita pindah ke menu network :
- Network mode, pada kasus ini set network mode sebagai router karena memanfaatkan Nanostation2 sebagai Access Point maka kita harus menjadikannya dengan mode router (penjalur)
- WLAN Network Setting, dalam hal ini kita harus mengkonfigurasi alokasi IP yang ditujukan untuk penangkap sinyal wifi yang ditujukan untuk perangkat lain dengan mode station.
- DHCP server, kita dapat menambahkan setting ip otomatis untuk client dengan mengaktifkan mode dhcp. Jadi ketika client sudah terkoneski dengan AP ini maka client akan secara otomatis mendapatkan IP.


- LAN network Setting, dibagian ini kita bisa mengkonfigurasi IP yang digunakan untuk mengkases Nanostation ini di jaringan lokal. Konfigurasi  IP ini merupakan IP yang akan digunakan untuk masuk ke perangkat ubnt. Setelah semua selesai jangan lupa pilih change.


3. Setelah itu pindahlah ke menu Main untuk melihat konfigurasi dari kita.


Sampai disini kita sudah bisa memanfaatkan Nanostation2 ini sebagi Access Point. Mudah Bukan? untuk mengganti dan memaksimalkan konfigurasi pada NS2 ini kita dapat mengoptimalkan lewat menu-menu lain. Untuk mengganti login default pada perangkat ubiquity dapat dikonfigurasi melalui menu System. Silakan Mencoba!



Membangun Jaringan Adhoc dan Penggunaan File Sharing

Jaringan Adhoc merupakan Jaringan Komputer yang terbentuk antara dua komputer atau lebih yang terhubung satu sama lain tanpa ada perantara perangkat jaringan lain. Umumnya Jaringan Adhoc menggunakan topologi mesh dalam pembentukannya. Jadi di dalam jaringan Adhoc tidak ada yang bertindak sebagai server, status antar komputer di dalam jaringan tersebut sama rata. Nama lain dari jaringan ini adalah jarigan peer to peer.


Dalam topologi mesh satu komputer terhubung dengan komputer lain secara langsung. Untuk itu dibutuhkan perangkat Network Card yang cukup banyak dalam satu komputer. Hal ini bergantung pada jumlah Komputer yang terhubung satu sama lain. Standarnya suatu komputer atau laptop memiliki satu network card dalam satu unitnya. Jadi kita dapat membangun Jaringan Adhoc dengan 2 komputer saja.

Studi Kasus :
-  2 Komputer yang bersistem operasi Windows 7
-  Dihubungkan dengan Jaringan WIFI Adhoc
-  Kemudian salah satu komputer melakukan sharing data ke jaringan tersebut.

Berikut beberapa langkah yang harus dilakukan untuk membagun jaringan adhoc :
1. Bukalah Control Panel => Network and Internet => Network and Sharing Center => Kemudian pilih "setup a connection or network"



2. Setelah itu pilihlah "setup a wireless adhoc(computer to computer) network" akan muncul konfigurasi awal jaringan Adhoc pilih saja next.


3. Selanjutnya  berikan nama Jaringan Adhoc yang kita buat, apabila ingin menambahkan password silakan isikan form password dan klik Next. Setelah itu tunggu komputer akan memproses jaringan yang kita buat dan tunggu beberapa saat.


4. Silakan Hubungkan Komputer 1 dengan Jaringan yang kita buat dan jangan lupa hubungkan pula Komputer 2 dengan Jaringan Adhoc tersebut. Setelah semuanya terhubung maka kedua komputer tersebut sudah terhubung dengan jaringan adhoc yang kita buat.


 5. Untuk melakukan sharing file, Silakan cari file atau folder yang akan dishare dalam jaringan tersebut lalu klik kanan file terseut dan pilih "share with" dan pilih "Spesific People"


6. Tambahkan Akses "Everyone" pada pilihan pembagian file yang akan kita sharing tersebut. Jangan Lupa ubah hak akses ( Permission Level ) pada "Everyone" menjadi Read. Selanjutnya pilih tombol share.


Sampai disini file sudah ter-Share dalam jaringan tersebut. Untuk itu kita dapat mengkases file tersebut melalui menu My Network Place di dalam file explorer di komputer kita.


CARA MEMBUAT WIFI DARI LAPTOP

WIFI (Wireless Fidelity) merupakan teknologi yang populer akhir-akhir ini. Faktor fleksibelitas yang mempengaruhi teknologi ini populer. Tak jarang kita kerap menemui layanan WIFI gratis di berbagai area misalnya cafe, kedai kopi, tempat makan, kampus dan sebagainya. Dibanding dengan teknologi kabel (wired) sebenarnya wifi masih kalah dalam hal transimi data. Sehingga pada umumnya teknologi kabel yang menjadi jantung dari sebuah koneksi internet di sebuah perkotaan. Namun karena masalah fleksibelitas inilah yang menjadikan wifi menjadi lebih populer. Jaringan wifi biasanya dibuat menggunakan alat bernama Akses Point ( Transmitter) dengan alat tersebut dapat menyalurkan data maksimum yang bisa ditranmisikan sebesar 54 MB/s. Sedangkan Laptop atau Smartphone yang kita gunakan disini sebagai penerima atau reciever.  Akan tetapi dengan Laptop yang dilengkapi dengan perangkat wifi sebenarnya kita bisa membuat jaringan WIFI sendiri.  Ada beberapa langkah yang perlu dilakukan, berikut langkahnya :

 1.  Pastikan jaringan wifi di laptop anda dalam keadaan ON ( menyala ).  Lalu masuklah ke cmd, start >> cari cmd (Command Prompt) >> klik kanan run as “administrator”

      
 2.  Setelah masuk buatlah jaringan host dengan cara mengetikan :
netsh wlan set hostednetwork mode=allow ssid=”HOTSPOTKU” key=beybeykey 


perintah diatas merupakan cara untuk membuat jaringan wifi dengan nama ssid “HOTSPOTKU dengan password=”byebyekey”. Anda bisa menggantinya bebas sesuai dengan kehendak anda.


3. Untuk memulai jaringan wifi yang anda buat ketikan :
netsh wlan start hostednetwork 



dengan perintah tersebut maka wifi yang anda buat sudah ada. Cobalah cek dengan perangkat anda. 

4.  Secara default koneksi yang kita buat tadi tanpa koneksi internet untuk membuat koneksi wifi yang memiliki koneksi internet. Kita melakukan sharing koneksi namun dengan syarat laptop kita harus juga terhubung dengan internet. Untuk membuatnya masuk ke control panel >> network and internet >> network conections >> pilih adapter yang langsung terhubung dengan internet >> klik kanan properties  >> sharing >> check “allow other network users to connect through this internet connection”>> lalu pilih adapter yang dipakai untuk koneksi wifi anda.



Karena di jaringan yang saya buat tadi menggunakan “wireless connection 2” pilih saja adapter tersebut.

5. Untuk mematikan jaringan yang kita buat tadi, kembalilah ke cmd tadi setelah itu ketikan :
netsh wlan stop hostednetwork



Perintah yang diketikan pada command crompt harus benar jika salah maka koneksi yang kita buat tidak berjalan  jadi perhatikan betul perintah diatas. Semoga bermanfaat.